Orangsabar disayang calon pacar loh :p. Demikian tips saya yaitu tentang cara mendekati, menggaet ataupun pdkt dengan kakak senior ganteng, walau agak gak nyambung, tapi nyatanya saya berhasil walau sempet gagal (apaan labil banget) . Smoga kalian berhasil mendekati, menggaet, pdkt dengan seorang gebetan yang merupakan kakak senior cowok kalian.
Kalauyang satu ini namanya pengalihan. Bawa temen cewek kamu yang cantik kalau mau salaman sama kakak kelas yang suka bully. Nanti setelah salaman sebelum kakak kelas ini mau ngomong, sumpel mulutnya pake temen cewek kamu itu. Eh maksudnya suruh dia kenalan sama temen cewek kamu itu, pas mereka kenalan, kamu bisa kabur pelan-pelan.
e08G. Ditulis oleh Aditya PutraDari sekian banyak lokasi di dunia ini, kelas adalah salah satu lokasi yang paling sering jadi penyebab cinlok. Alasan terbesarnya adalah orang-orang yang ada di sana, adalah orang-orang yang paling sering kita temui. Nyaris setiap hari, bertahun-tahun pula. Sangat wajar kalau dari pertemuan yang sesering itu, muncul benih-benih cinta. Masalahnya, hubungan dengan teman sekelas kadang membingungkan. Beda cerita kalau sejak awal perkenalan memang diniatkan untuk pendekatan. Kita sering dibuat pusing sendiri, dia itu naksir nggak sih? Karena itu, simak dulu 10 tanda teman sekelas naksir kita. Barangkali setelah membaca ini, kamu jadi punya keyakinan lebih. Si dia itu naksir atau nggak sebenarnya? 1. Sering Memandangi Rasa cinta bisa tumbuh di mana saja, termasuk dengan teman sekelas. Cuma karena keadaan yang mengharuskan bertemu nyaris setiap hari sekelas, kadang bikin nyali ciut untuk mendekati. Orang yang naksir teman sekelas pasti tahu risikonya. Kalau seandainya gagal, hari-harinya pasti bakal jadi canggung. Perasaan suka biasanya bermula dari pandangan. Salah satu tanda teman sekelas naksir kita adalah ketika sering memandangi. Di mata dia, orang yang ditaksir itu seperti magnet yang selalu menarik. Bayangkan ada berapa banyak orang di kelas, dan yang sering dipandangi adalah kamu seorang? Meskipun dia nggak bilang apa-apa, pandangan itu bisa dianggap sebagai tanda. 2. Lebih Sering Mencoba Mengobrol dengan Kita Dibanding dengan Orang Lain Mendekati orang yang ditaksir nggak akan cukup dengan cuma memandanginya. Perlu usaha lebih dari itu. Langkah yang paling sering dipilih adalah dengan mengobrol. Mulai dari pelajaran sampai hobi akan dijadikan topik pembicaraan. Kalau cuma begitu, bisa jadi dia cuma ingin ngobrol kan? Nggak, ada bedanya. Untuk meyakinkan apakah teman sekelas naksir atau nggak bisa dilihat dari seberapa sering dia mencoba. Dia mungkin banyak mengobrol dengan teman-teman sekelas yang lain, tapi perhatikan frekuensinya. Siapa yang paling sering diajak ngobrol? Kalau jawabannya adalah kamu, obrolan itu bukan basa-basi lagi tetapi juga proses supaya dia kenal kamu lebih dekat. 3. Mencari Cara Supaya Satu Kelompok Belajar Di kelas kita sering dikasih tugas. Bukan cuma tugas individu, ada juga tugas kelompok. Momen itu biasa dimanfaatkan sama orang-orang yang lagi naksir teman sekelasnya. Terutama kalau guru atau dosen membebaskan para murid untuk memilih anggota kelompok sendiri. Orang yang ditaksir pasti jadi target utama, jadi kesempatan sekecil apa pun akan dia manfaatkan untuk bisa berdekatan. Selain menciptakan situasi yang lebih dekat, dia juga akan semakin leluasa untuk berkomunikasi bahkan bertemu dengan kamu. Sekelompok belajar dengan orang yang ditaksir bikin dia punya banyak bahan dan alasan untuk mengobrol dan bertemu. 4. Memanfaatkan Jam Istirahat untuk Pendekatan Sebagai murid di sekolah atau mahasiswa perguruan tinggi, waktu di kelas akan difokuskan untuk belajar. Kalau lagi naksir seseorang, waktu di kelas cuma bisa dia gunakan buat memandangi diam-diam karena nggak memungkinkan juga buat bertindak lebih. Karena itulah, jam istirahat adalah waktu terbaik untuk melancarkan pendekatan. Setelah nggak ada guru atau dosen yang membatasi ruang gerak, di jam istrahat dia punya lebih banyak ruang untuk mendekat dan mengobrol. Coba diingat-ingat, apakah ada teman sekelas yang kalau jam istirahat berusaha mendekati kamu? Bertanya soal tugas atau mungkin dia berusaha mengikuti kegiatanmu, pura-pura ada perlu ke perpustakaan karena kamu mau ke sana? 5. Mengajak Makan di Kantin Proses pendekatan biasanya dilakukan secara bertahap. Nggak mungkin dia tiba-tiba datang ke rumah terus bicara sama orang tua. Biasanya intensitasnya bertambah secara perlahan. Mulai dari hanya memandangi, mengajak ngobrol, dan terus bertambah kalau seandainya dia merasa ada sinyal-sinyal positif. Kalau seandainya memandangi dan mengajak ngobrol sudah dilakukan, biasanya dia akan lanjut dengan mengajak makan. Ajakan makan di kantin adalah yang paling sering dilakukan. Dengan makan berdua, bisa jadi caranya untuk memberi tanda kalau dia nggak mau jadi sebatas teman biasa. 6. Teman-Temannya Menggodamu
Lagi-lagi Sunners kena marah kakak kelas karena alasan yang tidak Sunners lakukan. Sudah berusaha untuk menjelaskan, tapi si kakak kelas tidak mau mendengarkan. Duh, kalau sudah berada di situasi seperti ini, rasa-rasanya lebih baik menghilang saja dari muka bumi. Yup, kakak kelas yang super menyebalkan dan suka marah-marah memang buat kita jadi tidak nyaman berada di sekolah. Akibatnya, kita harus banyak kehilangan energi saat berada di situasi menyebalkan tersebut. Belum lagi kegiatan produktif di sekolah pun jadi terganggu. Tak jarang juga kita ikut terbawa emosi hingga sakit hati. Walau sangat ingin, kita tentu tak bisa menghilangkan orang-orang seperti ini dari kehidupan sehari-sehari. Jadi, jika Sunners bertemu dengan kakak kelas yang suka marah-marah, ya, diterima saja. Namun, jangan buru-buru frustrasi dan pasrah begitu saja, ya, Sunners. Justru Sunners harus menghadapinya dengan cara yang elegan. Sunners harus bersikap tenang agar si kakak kelas tidak semakin emosi dan malah merugikan diri Sunners sendiri. Nah, berikut ini adalah beberapa cara elegan menghadapi kakak kelas yang suka marah. Yuk simak bareng! Dengar Baik-Baik dan Biarkan Kemarahannya Mengalir Saat menghadapi kakak kelas yang sedang marah, Sunners jangan sekali-kali menyela perkataan si kakak kelas, ya. Apalagi ikut terpancing emosi dan membalas dengan marah juga. Wah, kalau itu sampai terjadi, bisa-bisa perang dunia ketiga akan terjadi di sekolahmu. Jika Sunners bingung harus melakukan apa, cobalah untuk mendengarkan baik-baik perkataan si kakak kelas. Bisa saja sumber dari kemarahan itu karena adanya salah paham atau Sunners yang kurang mendengarkan. Mendengar permasalahan dengan baik akan membuat Sunners lebih bisa mengontrol emosi dan pikiran, loh. Dan jangan juga terburu-buru merasa kesal dengan si kakak kelas. Biarkan dia mengalirkan segala emosinya sampai selesai. Sunners harus bisa menahan diri untuk mendebat atau membela diri. Jika emosinya sudah stabil dan Sunners sudah mengerti titik permasalahannya, maka Sunners bisa langsung mengutarakan pendapat Sunners kepada si kakak kelas. Dan jangan lupa untuk mempertanggungjawabkan pendapat Sunners itu, ya! Keep Calm and Stay Cool Kondisi terburuknya, mungkin akan terjadi perselisihan antara Sunners dengan si kakak kelas menyebalkan. Jika hal ini sampai terjadi, berusahalah untuk rileks dan tidak kehilangan kontrol emosi. Bersikaplah tenang dan tak peduli apapun yang dia katakan tentang Sunners. Terkadang seseorang akan merasa bodoh ketika dirinya marah, tetapi tidak dipedulikan oleh orang yang dia marahi. Jaga Jarak dengan Si Kakak Kelas! Bukan hanya pandemi yang membuat kita harus jaga jarak, orang-orang yang menyebalkan, khususnya kakak kelas yang suka marah-marah juga perlu kita beri jarak, loh. Setiap orang tentu memiliki sifat yang berbeda-beda, bisa saja si kakak kelas memang memiliki sifat yang kontras dengan Sunners. Mungkin dia memang orang yang mudah terbawa emosi. Jadi, usahakan untuk selalu jaga jarak dengan si kakak kelas, ya, Sunners. Siapa tahu dengan begitu dia akan sadar dengan sendirinya dan tidak suka marah-marah lagi. Berikan Batasan dan Bersikaplah Tegas Apabila Sunners sudah berusaha untuk memberi jarak dan tak memedulikan, tetapi si kakak kelas masih saja suka marah-marah dan bahkan cenderung memonjokkan, maka sudah saatnya Sunners bersikap tegas. Jangan biarkan Sunners terintimidasi hingga terkesan lemah di hadapan si kakak kelas. Sunners perlu menetapkan batasan agar dia tidak lagi bersikap seenaknya. Minta Bantuan Orang Ketiga Di dunia ini Sunners tidak sendirian, loh. Tidak ada salahnya kok menceritakan permasalahan yang Sunners hadapi kepada teman, sahabat, orang tua, atau guru sekalipun. Mintalah bantuan kepada orang-orang tersebut untuk menjadi penengah antara Sunners dengan si kakak kelas. Semoga dengan begitu Sunners bisa menghentikan tindakan kakak kelas yang seenaknya dan suka marah-marah. Mendoakan Setelah segala usaha telah Sunners lakukan, tetapi si kakak kelas tetap suka marah-marah dan bertindak seenaknya, maka Sunners bisa mencoba langkah terakhir ini, yaitu dengan mendoakan si kakak kelas. Yup, Sunners bisa mendoakannya agar menjadi orang yang lebih sabar. Siapa tahu si kakak kelas akan menjadi orang yang lebih lembut, penyayang, dan tidak suka marah-marah lagi. Itulah beberapa cara elegan yang bisa Sunners lakukan untuk menghadapi kakak kelas yang suka marah. Semoga setelah Sunners melakukan cara-cara di atas, tidak akan ada lagi kakak kelas pemarah dan menyebalkan yang buat Sunners merasa tidak nyaman selama berada di sekolah. Tetap semangat untuk menjalani hari di sekolah, ya, Sunners! Penulis Shella Mapuji Rellang – Universitas Negeri Jakarta Post Views 2,240
cara kenalan sama kakak kelas